Ancaman tersebut berawal dari rencana Dedi diundang dalam acara kebudayaan di Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis pada 15 Juli mendatang. Dia diundang sebagai tokoh sunda sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jabar.
Akun Jay Al Faqir memposting beberapa foto bergambar undangan acara tersebut. Dalam postingan itu Jay Al Faqir mengajak agar menolak sekaligus menghadang kedatangan Dedi ke acara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Facebook |
Dalam postingan Jay yang lain pada 10 Juli pukul 20.38 WIB disebutkan para kiai dan tokoh agama di Kecamatan Rancah menolak kedatangan Dedi. Hal tersebut dilengkapi dengan foto selebaran berisi nama, instansi, lengkap dengan tanda tangan.
"Bersatu siap JEGAL. Kedatangan JURIG Dedi," tulisnya kembali.
Senada dengan Jay, akun milik Raden Syair Langit (Ren Muhammad Satriany) mengecam kedatangan Dedi pada akun Facebook-nya yang diunggah pada 9 Juli pukul 17.03 WIB.
"Saya tidak ridho anda menginjak kaki di tanah Galuh ini. Monggo saya tunggu anda jika tetap nekad datang kesini, jika selama ini anda paling jawara, saya ajak anda satu lawan satu debat mulut atau tangan dengan saya. Saya berharap kepada seluruh elemen masyarakat, ormas islam, ormas nasional, ormas lokal, tokoh ulama, tokoh masyarakat yg masih peduli terhadap aqidah Agama Islam, untuk bersatu padu menolak kedatangan si Dedi Musyrik di tanah Galuh, Rancah Ciamis ini," tulis Raden dalam penggalan postingannya.
Sementara itu Dedi yang sudah mengetahui ancaman tersebut mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak panitia dan kepolisian untuk mencari solusi terbaik. Namun secara pribadi Dedi tetap ingin datang karena undangan acara tersebut telah sampai kepadanya sejak 1,5 bulan lalu.
"Soal keamanan pada diri saya, diserahkan sepenuhnya pada jajaran kepolisian. Saya warga negara Indonesia bebas untuk datang kemana saja. Kapolres sudah menjamin, warga Desa Dadiharja, dan Yayasan Simpay pun memastikan dan menjamin. Tapi saya taat pada polisi kalau dilarang," pungkas pria yang akrab disapa Kang Dedi itu. (trw/trw)












































Foto: Facebook