Pengaktifan Tim Pemburu Tak Ganggu Dialog RI dengan GAM

Pengaktifan Tim Pemburu Tak Ganggu Dialog RI dengan GAM

- detikNews
Rabu, 23 Mar 2005 16:06 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar menegaskan pengaktifan tim pemburu GAM tidak akan mengganggu dialog antara RI dengan GAM pada April 2005."Ya pada prinsipnya bahwa pemeliharaan keamanan dalam konteks di NAD tentu harus memberi jaminan kepada masyarakat agar tidak digangu GAM. Apalagi ada orang asing yang sedang melakukan tugas kemanusian. Prinsipnya semua pihak harus dijaga. Kenapa kita mencari mereka karena mereka yang mengganggu," kata Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar usai rapat Rakor Polhukam di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (23/3/2005)Menurut dia, pengaktifan tim pemburu GAM dilatarbelakangi karena GAM semakin eksis. "Kita tahu dari kasus yang ada, serangan GAM kepada pihak kepolisian dan TNI muncul kembali walau kondisi di Aceh terkena bencana alam. Kemudian, akhir ini terjadi pembajakan kapal tangker dan melakukan pembajakan awak kapal dengan meminta tebusan uang yang juga dilakukan oleh GAM. Itu artinya GAM eksis kembali dengan mengumpulkan dana untuk kepentingan mereka," ujarnya.Karena itu, lanjutnya, upaya yang dilakukan perlu mengintensifkan pencarian GAM. Bentuknya macam-macam yakni perkuatan aparat keamanan maupun tim pencari, penyelidik atau pun penindak "Nah dugaan kita, GAM juga tidak hanya konsentrasi di luar daerah. Tetapi bisa juga masuk dan ada di kota bergabung dengan masyarakat. Oleh karena itu, kita harus membentuk tim investigasi untuk mencarinya. Istilahnya tim pemburu," tutur Kapolri.Ketika ditanya mengenai jumlah tim pemburu, Kapolri hanya memastikan ada penambahan personel. "Ini memang ada penguatan di samping dulu memang banyak anggota kita yang kena musibah. Kita tambah kekuatan dari yang sudah ada yang tergelar dalam operasi Meunasah dengan tambahan baru. Tetapi, saya angkanya tidak hafal yang jelas dari kesatuan Brimob ada tambahan," imbuhnya. (aan/)


Berita Terkait