Humas Jasa Raharja cabang Jawa Barat Meta Amelia dalam rilisnya Selasa (12/7/2016) menyatakan kedua korban yakni Memet Slamet Saparuddin (30) dan Fajar Ahseni Taqwim (21) telah menjadi tanggungan Jasa Raharja sejak pertama kali masuk RS Ciremai Cirebon. Jasa Raharja perwakilan Cirebon sudah mengeluarkan guarantee letter kepada pihak RS Ciremai.
"Agar beban biaya pengobatan kedua korban tersebut dibebankan kepada Jasa Raharja dengan maksimal jaminan Rp 10 juta," ujar Meta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memet saat membantu mengamankan mudik (Dok. Kwarnas Pramuka) |
Fajar dan Memet ditabrak sebuah mobil travel saat mengabdikan dirinya untuk masyarakat di depan SD Sunyaragi, Jl By Pass Pantura Cirebon pada Selasa (5/7/2016) lalu. Rochmanah Sari, anggota Puslitbang Kwarda Jabar melalui keterangan tertulis Kwarnas Pramuka, Senin (11/7/2016) mengatakan, diduga kuat sopir bus mengantuk, bahkan berdasarkan saksi di lapangan, sopir bus melaju dengan jalur yang salah yakni jalur kanan, bukan jalur kiri. Sopir juga diketahui sedang asyik mendengar musik melalui sambungan headset.
Akibat kejadian ini, Memet mengalami kejang-kejang, patah kaki kanan pada tulang kering, dan menjalani operasi. Sementara Fajar sempat pingsan, menggigil, luka sobek di kepala dan lecet di kaki. (nwy/nrl)












































Memet saat membantu mengamankan mudik (Dok. Kwarnas Pramuka)