Kapolda Setuju Jaksa Dipersenjatai, Seleksi Tetap Dilakukan

Kapolda Setuju Jaksa Dipersenjatai, Seleksi Tetap Dilakukan

- detikNews
Rabu, 23 Mar 2005 15:34 WIB
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani setuju bahwa jaksa perlu dipersenjatai. Namun pemberian izin kepemilikan senjata api kepada jaksa tetap dilakukan secara selektif dan mengikuti prosedur yang ada termasuk psikotes behavior assessment.Kapolda, yang ditemui wartawan usai sebuah acara di Mapolda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (23/3/2005), karena sifat tugasnya yang menuntut penjahat maka jaksa perlu dipersenjatai. "Jaksa juga, tugasnya kan menuntut penjahat," katanya. Lalu ditambahkannya, "Nanti kalau permintaan izin senjata api dimintakan, ya nanti kita mintakan supaya ia mengikuti psikotes behavoir assisment."Ditanya apakah petugas keamanan juga perlu dipersenjatai, Kapolda juga mengiyakan. "Itu karena tugasnya. Perlu. Karena tugasnya untuk menjaga dan untuk keamanan dirinya," jawabnya.Namun ditambahkan Firman, pemberian izin kepemilikan senjata api ini dilakukan secara selektif. "Polisi juga menyikapi tuntutan masyarakat yang dilihat secara serius penggunaan senjata api, sehingga pemberian senjata api kepada instansi atau perorangan dilakukan selektif," ujarnya.Menurut Firman, akan dilakukan seleksi terhadap orang per orang dan bukan kepada instansi sehingga betul-betul yang memegang senjata api bisa diyakini memiliki perilaku yang pantas untuk memiliki senjata api.Sebagaimana diberitakan belum ini Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh mengatakan kan mengajukan izin agar para jaksa dipersenjatai. Langkah tersebut sebagai upaya pengamanan para jaksa menyusul peristiwa penyatronan rumah dinas JAM Pidsus Sudhono Iswahyudi. (gtp/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini