Perundingan RI-Malaysia Soal Ambalat Berlangsung Alot

Perundingan RI-Malaysia Soal Ambalat Berlangsung Alot

- detikNews
Rabu, 23 Mar 2005 15:06 WIB
Denpasar - Perundingan tim teknis antara pemerintah Indonesia dengan Malaysia yang membahas Blok Ambalat berlangsung alot. Pihak Indonesia tetap bertahan bahwa Ambalat wilayah NKRI berdasarkan hukum laut konvensi PBB tahun 1982, sementara Malaysia juga menyatakan Blok Ambalat sebagai wilayahnya dengan dasar hukum laut internasional."Sejak awal kita sudah memiliki kepastian mengenai landasan hukum yang menjadi posisi Indonesia," kata Jubir Deplu Marty Natalegawa ketika dicegat wartawan di Hotel Grand Miraje Resort, Benoa, Bali, Rabu (23/3/2005).Dalam pertemuan tim teknis ini dari Indonesia berjumlah 9 orang dipimpin oleh Arif Havas Oegroseno dan tim Malaysia berjumlah 12 orang. Baik posisi Indonesia maupun Malaysia masih pada argumen masing-masing.Ketika didesak lebih rinci, Marty menolak menjelaskan detailnya. " Saya belum bisa sampaikan proses akhir, proses sedang berlangsung, tetapi tentu sulit kita membayangkan semua proses ini akan berakhir hanya dalam satu kali pertemuan. Apalagi ini pertemuan tim teknis, tentunya masalah posisi kedua negara disampaikan masing-masing delegasi. Yang ingin kita kedepankan, mari kita beri kesempatan kepada tim teknis untuk bisa duduk dalam situasi yang kondusif bekerja untuk bertukar pandangan baik posisi masing-masing," kata Marty panjang lebar.Menurut Marty, pertemuan lanjutan akan berlangsung dalam waktu dekat. Konsepnya seperti dikatakan kedua menteri luar negeri akan ada pertemuan rutin dari kedua belah pihak. "Sikap Indonesia tegas mengenai masalah ini," katanya .Sementara aksi demontrasi oleh komando bela negara berakhir setelah perwakilan massa menyerahkan pernyataan sikap kepada tim teknis Indonesia yang diterima oleh Riyanti Triwibowo di Lobby Hotel Grand Miraje Resort. (jon/)


Berita Terkait