DetikNews
Senin 11 Juli 2016, 13:39 WIB

Ahok: PNS DKI yang Bolos Akan Dipotong Tunjangannya

Danu Damarjati - detikNews
Ahok: PNS DKI yang Bolos Akan Dipotong Tunjangannya Foto: Danu Damarjati/detikcom
Jakarta - Hari ini adalah hari pertama PNS DKI Jakarta masuk kerja. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mewanti-wanti PNS yang membolos usai libur lebaran akan dikenai pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD).

"Kita ada beberapa peraturan, potong TKD, sebulan, tiga bulan, enam bulan, setahun, ada yang tiga tahun," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (11/7/2016).

Ahok mengawali hari ini dengan halal bihalal dengan pegawainya di Balai Kota. Terlihat ratusan pegawai berseragam cokelat krem mengantre bersalaman dengan Ahok, pagi tadi.

Bagi PNS yang sengaja membolos maka mereka akan dikenai konsekuensi sesuai Peraturan Gubernur yang ada. Sanksi untuk PNS yang tak disiplin bukan hanya pemotongan TKD saja, melainkan juga sampai pemberhentian bila tindakan indisipliner dinilai kelewat parah.

"Bahkan sampai turun golongan, tidak naik pangkat, sampai pemberhentian," kata Ahok.

Pemecatan PNS bukan hal yang jarang dilakukan di lingkungan Pemprov DKI. "Saya hampir setiap hari memberhentikan PNS, karena dia enggak masuk dan macam-macam. Dulu kan atasannya enggak peduli sama bawahannya," tutur Ahok.

Namun demikian, Ahok menilai saat ini mekanisme pengawasan kedisiplinan PNS sudah baik. Atasan mengawasi bawahan. Bila ada kesalahan pengawasan, bisa-bisa atasan PNS juga diberhentikan.

"Sekarang pengawasan jauh lebih baik," kata Ahok.

Aktivitas mudik seringkali membuat pekerja menunda memulai pekerjaannya. PNS juga diimbau untuk tak menggunakan mobil dinas untuk mudik. Namun Ahok melihat tak ada PNS di lingkungannya yang menggunakan mobil dinas untuk mudik.

"Kami mah enggak lah. Orang DKI kaya-kaya kayaknya," kata Ahok.
(dnu/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed