Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan pihak yang menangani kasus ledakan tersebut sudah berada di Solo untuk gelar kasus siang nanti. Oleh sebab itu ia belum bisa membeberkan detail soal penyelidikan tersebut.
"Nanti kita ke Solo, untuk melihat perkembangannya, ini sekarang tim olah TKP dari Densus dan DVI dan Inafis ada di Solo. Nanti setelah dari Solo saya kabari," kata Condro disela acara halal bihalal di Pemprov Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (11/7/2016).
Sementara itu terkait jenazah pelaku, saat ini masih berada di RS Bhayangkara Semarang dan juga nantinya akan dibawa ke Solo. Hasil autopsi dan tes DNA akan memperkuat identitas pelaku.
Diketahui ledakan tersebut terjadi hari Selasa (5/7) pagi di Mapolresta Solo. Pelaku tewas ditempat akibat ledakan. Nur Rohman diduga terkait dengan jaringan ISIS dan dekat dengan Bahrun Naim.
"Sudah disampaikan Kapolri memang ada jaringan dari sana (ISIS)," tegas mantan Kakorlantas Mabes Polri ini. (mbr/trw)











































