Dalam apel pagi tersebut, Anas baik secara pribadi dan kepala daerah terpilih dua periode secara langsung memohon maaf atas segala salah dan khilaf. Dalam kesempatan itu pula, Anas melempar beberapa guyonan gayeng tentang pendukung kejuaraan bola Piala Eropa pada ribuan PNS yang hadir.
"Siapa yang tadi pagi dukung Portugal? Saya dukung Prancis tapi kalah. Ya, boleh kita nonton bola sampe pagi, tapi ngantor harus tetap datang paling pagi. Sudah saya ingatkan mulai Sabtu, dari medsos sampe grup WA untuk tidak bolos. Sudah absen? Absen pakai finger print itu sebagai salah satu upaya supaya tidak ada yang bolos. Seluruh kepala dinas selepas apel juga langsung lakukan rakor," kata Anas saat apel pagi sekaligus Halal Bihalal PNS di halaman Pemkab Banyuwangi, Senin (11/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Putri Akmal/detikcom |
"Yang menarik juga komentator saat usai pertandingan, ia mengatakan taktik dan strategi itu penting, tapi itu semua kalah dengan keberuntungan. Setiap perjuangan pasti ada pemenangnya dan kemenangan itu adalah buah dari kesabaran akan proses. Alhamdulillah selama 5 tahun pemerintahan lebih dari 100 penghargaan yang diterima Banyuwangi. Penghargaan bukan tujuan tapi adalah salah satu buah dari proses perjuangan bersama dan kemenangan ini milik rakyat," pesan Anas.
Anas juga menegaskan pada ribuan PNS yang hadir, supaya lebaran ini dijadikan sebagai momen untuk lebih mawas diri dan melepaskan semua gengsi.
"Mari kita turunkan 'simbol-simbol' kita yang bukan substantif. Menjadi momen untuk lebih mawas diri, rendah hati, tidak lagi memelihara gengsi," pungkas Anas.
Usai apel pagi, ribuan PNS berbaris mengular untuk bisa berjabat tangan dan halal bihalal dengan Bupati Anas dan seluruh pejabat sektoral. (trw/trw)











































Foto: Putri Akmal/detikcom