Bagi masyarakat yang kebetulan sedang berada di sekitaran Purwakarta, dan ingin membawa oleh-oleh tak ada salahnya membeli panganan khas lain yakni simping yang memiliki cita rasa renyah dan gurih.
![]() |
Panganan berbahan dasar tepung tapioka itu dapat dengan mudah didapatkan di Purwakarta. Terutama di sepanjang Jalan Kusuma Atmaja, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta Kota yang menjadi tempat panganan ini pertama kali dibuat oleh masyarakat.
Seperti salah satunya adalah toko Simping Teh Ina yang berada di Jalan Kusuma Atmaja No 21. Di tempat ini simping sudah dijual sejak tahun 1903, dan sudah memasuki generasi kelima. Berbagai jenis dan rasa simping ada di tempat ini.
![]() |
"Awalnya hanya ada satu rasa original, itu rasa cikur. Sekarang jadi ada delapan rasa, ada keju, pedas, nangka, strawberry, coklat, pandan, bawang, dan cikur," ucap salah satu pemilik Simping Teh Ina, Ahmad Zakaria (24), saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (9/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada musim mudik seperti ini. Simping pun banyak diburu oleh warga asli, pemudik, mau pun wisatawan yang kebetulan tengah di Purwakarta. Penganan ini selalu diburu karena rasanya yang gurih, renyah, dan juga murah.
![]() |
"Untuk simping, gapit, dan semprong semua dihargai Rp 8 ribu perbungkus. Untuk aneka macam keripik dan makanan lain itu harganya bervariasi," tuturnya.
Sebagai pelengkap, seluruh panganan itu bisa dibawa pulang dengan menggunakan dus dengan menambah Rp 10 ribu atau travel bag Rp 5ribu yang didesain khusus oleh Pemkab Purwakarta. (dra/dra)














































