"Kalau dibanding tahun lalu H-1 sampai H-7 turun, H-7 sampai H-1 2015 itu 700 ribu kendaraan tetapi untuk tahun 2016 H-1 sampai H-7 cuma 678 ribu, turun. Hanya saja tahun ini dari Cikarang orang bisa lewat dari utara atau selatan tidak seperti tahun lalu," ujar Direktur Utama Jasamarga Adityawarman dalam di Gerbang Tol Cikarang Utama, Jumat (9/6/2016).
Menurut dia juga, jalur selatan relatif lebih tinggi, tetapi banyak orang pulangnya melewati utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu pada tahun sebelum kata Adityawarman tol Brebes Timur belum sepenuhnya beroperasi. Sehingga pemudik memilih rute alternatif pada ruas jalan utama.
"Analisa yang berikutnya tahun lalu dari Pejagan sampai Brebes Timur belum dioperasikan penuh masih fungsional kalau Anda ingat tahun itu masih penuh debu. Sehingga karena kondisi itu mereka keluar Pejagan nah sekrang sudah aspal mulus bablas saja, sehingga antrean macet bukan main," tuturnya.
Lalu bagaimana dengan kesiapan arus balik tahun ini?
"Kalau tahun lalu tidak terjadi sesuatu di gerbang Cikarang Utama bagus banget. Nah tahun ini kita harapkan anak-anak di Cikampek kerja kerja keras supaya insya allah ini tidak sampai 5 Km ," tutupnya. (edo/dra)











































