"Korban ada enam, semua penumpang heli, salah satunya warga sipil. Korban yang sipil berjenis kelamin perempuan," ujar Rusi, petugas SAR Yogyakarta saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (8/7/2016).
Namun, Rusi mengaku belum mendapatkan identitas korban yang merupakan warga sipil itu. "Saya belum dapat identitasnya, tapi dari laporan anggota saya yang di lokasi, itu korban semua penumpang helikopter," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari informasi yang dikumpulkan detikcom, para korban dibawa ke RS Bhayangkara sekitar pukul 16.00 WIB. Dua korban meninggal dunia berinisial AJ, S dan satu orang belum diketahui identitasnya.
Sedangkan korban yang dirawat inap merupakan dua warga sipil yang berinisial S dan Sg. Belum ada informasi mengenai nama korban yang masih berada di ruang IGD.
Selain itu ada pula 3 orang korban luka yang dirujuk ke RSPAU Harjolukito. Belum ada informasi mengenai identitas ketiganya.
Lokasi jatuhnya helikopter jenis Bell berada di Dusun Kowang RT 1/RW 1 Desa Taman Martani, Kalasan, Sleman. Helikopter tersebut membawa prajurit TNI AD yang tengah bertugas terkait rencana kunjungan Presiden ke Yogyakarta
"Memang rencananya untuk Konjerat (Kontijensi Darurat) RI 1," ujar Kepala Danlanud Adi Sucipto Marsma Imran Baidirus kepada detikcom.
(Hbb/fdn)










































