Kabar duka meninggalnya Husni ini memang mengejutkan. Husni yang lahir pada di Medan, 18 Juli 1975 ini sebentar lagi akan berulang tahun ke-41. Tapi Tuhan lebih sayang kepadanya, Husni dipanggil lebih cepat.
"Sakitnya saya kurang jelas, katanya ada infeksi akut. Mendadadak masuk RS-nya," kata Komisioner KPU Hadar Nafis, Kamis (7/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Husni boleh dikatakan sukses menjaga proses demokrasi di Indonesia. Pada 2014 lalu, Husni dan koleganya di KPU menyiapkan dan mengawal proses Pilpres 2014. Kesuksesannya bisa dilihat dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.
Pilpres berlangsung damai, hingga kemudian Jokowi ditetapkan sebagai pemenang mengalahkan Prabowo. Di tengah proses Pilpres yang penuh tekanan, Husni bisa membawa KPU melalui proses pemilihan dengan mulus.
Selain mengawal proses Pilpres, Pilkada serentak juga bisa digelar dengan sukses. Pilkada serentak ini yang pertama kali dilakukan.
Berikut profil singkat Husni Kamil yang diolah dari berbagai sumber:
Lahir: 18 Juli 1975 di Medan
Istri: Endang Mulyani
Anak: Abid WA Manik, Nuraisyah H Manik, MA Afifuddin Manik
Pendidikan:
- SDN 04 Kabanjahe, Kab Karo, Sumatera Utara
- MTsN Kabanjahe, Kab. Karo, Sumatera Utara
- MAN I Medan, Sumatera Utara
- Faperta Universitas Andalas
Karier:
- Wakil Direktur Lembaga Studi Lingkungan dan Sosial Padang, Sumatera Barat (2000-2003)
- Konsultan Kelembagaan Manajemen Irigasi DHV Nederland (2001)
- Peneliti PSI-SDALP Universitas Andalas (2001-2002)
- Komisioner KPU Sumatera Barat (2003-2008)
- Komisioner KPU Sumatera Barat (2008-2013)
- Ketua KPU (2012-2017) (dra/dra)










































