Minta Tol Digratiskan, Kakorlantas: Kalau Suruh Ganti, Potong Gaji Saya

Arus Balik Lebaran

Minta Tol Digratiskan, Kakorlantas: Kalau Suruh Ganti, Potong Gaji Saya

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 07 Jul 2016 17:24 WIB
Minta Tol Digratiskan, Kakorlantas: Kalau Suruh Ganti, Potong Gaji Saya
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agung Budi Maryoto mengungkapkan tarif tol akan digratiskan bila antrean sudah lebih dari 5 Km. Agung mengaku rela dipotong gajinya bila diminta mengganti tarif tol yang digratiskan.

"Sudah kesepakatan negara kalau saya suruh ganti, potong gaji saya. Ya siap dong (dipotong gaji) untuk melayani masyarakat," kata Agung di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/7/2016).

Pembebasan biaya tol ini akan diberlakukan di tiga gerbang tol, yakni di Plumbon, Palimanan dan Cikarang Utama. Pengendara akan dibebaskan dari pembayaran tol bila antrean di pintu tol sudah mencapai 5 Km. Pembebasan biaya tol pun hanya berlaku 15 menit sampai kemacetan terurai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apabila antrean sudah lebih dari 5 Km tepatnya, KM 34 +700 atau KM 35 (Tol Cikampek) akan saya suruh bebaskan dan masyarakat bebas sampai 15 menit. Antrean berkurang baru kita tutup lagi," jelas Agung.

Setelah antrean terurai, pengendara akan kembali membayar tol sesuai tarif yang berlaku. Agung menegaskan, masyarakat jangan sengaja menunggu tol digratiskan, karena hal tersebut akan menjadi sumber kemacetan baru.

"Harapan saya masyarakat jangan menunggu ditutup dan buka, ya sudah kalau waktunya dibuka, dibuka, kalau ditutup harus bayar. Jangan sampai ada polemik karena kondisi ini situasional," tutur Agung.

(Hbb/Hbb)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads