Pengaturan Lalin di Garut Jadi Penentu Terurainya Kemacetan di Jalur Selatan

Pengaturan Lalin di Garut Jadi Penentu Terurainya Kemacetan di Jalur Selatan

Masnurdiansyah - detikNews
Kamis, 07 Jul 2016 11:33 WIB
Pengaturan Lalin di Garut Jadi Penentu Terurainya Kemacetan di Jalur Selatan
Foto: Masnurdiansyah/detikcom
Bandung - Jalur Cileunyi- Nagreg hingga siang ini masih dipadati oleh pemudik lokal yang akan bertolak menuju Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut. Polisi masih terus mengatur arus kendaraan agar kepadatan bisa segera mencair.

Cairnya arus lalu lintas di kawasan Nagreg tergantung dari keberhasilan Polres Garut sebagai kunci dalam mengurai kemacetan.

"Untuk di jalur Nagreg ini kunci kepadatan dan titik simpul trouble spot itu ada pada Kota Garut. Cara bertindak yang paling betul adalah bagaimana di Garut ini kekuatannya ditambah untuk menarik kendaraan yang ekornya berada di Nagreg," ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, melalui pesan singkat (7/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Garut sendiri merupakan daerah yang krusial setiap arus mudik berlangsung. Kota dodol ini menjadi tempat tujuan wisata dan juga lintasan yang akan dilalui pemudik lokal saat ini. Menurut Yusri, sejauh ini koordinasi terus dilakukan untuk memberlakukan sistem buka tutup dan menarik kendaraan, baik yang mengarah ke Tasik lewat Limbangan, Garut ataupun Garut Kota.

"Nagreg ini cuman ekor dari kepadatan arus lalu lintas yang berada di Garut. Ini sudah dilaksanakan koordinasi yang betul antara Polres Bandung dan Polres Garut untuk sama-sama berintegrasi dalam mengatur kepadatan," jelasnya.

Yusri melanjutkan, kendati kondisi arus lalu lintas siang ini terpantau padat, Pihaknya akan berusaha agar pemudik tidak mengalami stuck yang berkepanjangan. Peningkatan volume kendaraan sudah berlangsung sejak pagi tadi.

"Petugas di Garut harus butuh kerja lebih cepat dalam menarik kendaraan tentu ini membutuhkan kerja yang maksimal, agar kendaraan bisa bergerak tidak stuck dalam waktu lama," pungkasnya.

(Hbb/Hbb)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads