Kemenhub: Bila Nanti Arus Balik Macet Lagi, Biaya Tol Lebih Baik Digratiskan

Kemenhub: Bila Nanti Arus Balik Macet Lagi, Biaya Tol Lebih Baik Digratiskan

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 06 Jul 2016 22:50 WIB
Kemenhub: Bila Nanti Arus Balik Macet Lagi, Biaya Tol Lebih Baik Digratiskan
Foto: Ahmad Ziaul/ detikcom
Jakarta - Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto meminta pengelola untuk meniadakan biaya Tol Brebes saat arus balik apabila terjadi macet. Hal itu sebagai kompensasi pemudik yang mengalami kemacetan.

"Waktu di Brebes kemarin saya sudah katakan kalau nanti macet seperti kemarin tol itu lebih baik digratisikan saja, dan itu sudah saya sampaikan anggap aja itu sebagai kompensasi untuk masyarakat karena sudah merasakan macet 3 sampai 6 jam jadi tidak usah bayar," ujar Pudji saat dihubungi Rabu (6/6/2016).

"BPJT itu harus pro aktif jangan tinggal duduk manis," sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pudji mengatakan antisipasi arus balik, pihaknya telah melakukan rapat kordinasi dengan Korlantas Polri. Dari hasil pembicarannya menyinggung kordinasi pengaturan lalu lintas antar wilayah.

"Intinya dalam pembicaraan itu meminta tolong agar kordinasi lebih bagus antara Jawa tengah dan Jawa barat. Kuncinya itu di polisi mereka yang mengatur dan membuang kendaraan lalu lintas, jadi betul-betul dilakukan rekayasa lalu lintas lebih awal kemudian ketika sampai di Cikarang Timur ada kordinasi dengan Polda DKI Jakarta, karena kalau tidak diatur dari awal bisa terulang kembali. Kalau kita urai sebelum itu pemudik itu bisa dibuang melalui tiga jalan alternative," tuturnya.

Pudji mengatakan penanganan arus mudik jadi tangung jawab bersama. Selain itu rekayasa lalu lintas menjadi langkah prioritas penanganan di awal.

"Tentu ke depan dalam rekayasa lalu lintas kita meminta agar kordinasi menjadi lebih bagus dan melakukan rekayasa lalu lintas dilakukan di awal, kemudian persoalan infrastukur juga dipikirkan agar tidak ada penumpukan sehingga harus disiapkan jalur pembuangan alternatif lain di Brebes," pungkasnya. (edo/dra)


Berita Terkait