"Prinsipnya, satu yang pasti membuat merasa terancam karena dia gunakan figure bawa senjata sehingga orang biasa yang melihat dia pakai apa jadi takut. Prinsipnya satu itu digunakan untuk kekerasan mencari sesuatu. Ada yang dicari sama dia," ujar Kapolsek Gambir AKBP Ida Ketut Gahananta Krina Rendra saat dihubungi detikcom, Rabu (6/6/2016).
AS dilaporkan seorang penumpang Uber, Setiawati (25) karena diancam dengan pistol dan diturunkan di tengah jalan. Padahal Setiawati sedang membaw ibunya yang sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal figur pistol milik AS tersebut, Ida Ketut belum mau berkomentar banyak. Sekarang masih dalam proses pemeriksaan. AS berstatus sebagai terperiksa.
"Itu nanti saksi ahli yang punya perkiraan. Kalau dilihat sepintas memang kita bisa tahu. Tetapi nanti akan kita diuji, kita juga akan tanyakan kepada orang punya kompetensi," imbuhnya. (edo/faj)










































