"Sudah menjadi tradisi bagi umat muslim di Indonesia khususnya Ibu Kota DKI Jakarta menjelang hari kemenangan. Masyarakat melakukan kegiatan takbir baik di tempat ibadah maupun dilaksanakan dengan berkeliling sebagai wujud sukacita menyambut hari raya Idul Fitri," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto dalam pembacaan amanatnya di Lapangan Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (5/7/2016).
Pengamanan takbir keliling malam nanti menjadi perhatian khusus Polda Metro. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apel malam takbiran di Mapolda Metro Jaya, Selasa (5/7/2016). Foto: Edward F.K./detikcom |
"Potensi kerawanan lainnya adalah penggunaan petasan dan kembang api, selain membahayakan diri sendiri dan orang lain dapat juga mengakibatkan terjadi kebakaran serta tawuran antar warga," sambung Moechgiyarto.
Pelaksanaan pengamanan malam takbiran adalah bagian dari operasi terpusat Ramadniya 2016. Sebagai garda terdepan keamanan dan pelayanan masyarakat, tugas tersebut harus dijalankan penuh tanggung jawab.
"Diharapkan malam takbir dan pada saat perayaan hari raya Idul Fitri 1437 H dan setelahnya situasi kamtibmas dapat terus terpelihara dan terjaga dengan baik," tutur Moechgiyarto.
(edo/fdn)












































Apel malam takbiran di Mapolda Metro Jaya, Selasa (5/7/2016). Foto: Edward F.K./detikcom