Pasca Sidak, Kapolres Pangkalpinang Pastikan Wilayahnya Aman

Pasca Sidak, Kapolres Pangkalpinang Pastikan Wilayahnya Aman

Nur Khafifah - detikNews
Selasa, 05 Jul 2016 11:07 WIB
Pasca Sidak, Kapolres Pangkalpinang Pastikan Wilayahnya Aman
Dok. detikcom (Foto: Nur Khafifah)
Pangkalpinang - Aksi kriminalitas menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 H di sejumlah wilayah meningkat. Tak hanya di dalam negeri, kondisi serupa juga dirasakan di luar negeri.

Untuk mengantisipasi tindak kejahatan tersebut, jajaran Polres Pangkalpinang beserta Kodim 0413 Bangka dan Pemkot Pangkalpinang menggelar pemantauan pos pengamanan dan pelayanan Idul Fitri 2016. Dari hasil pantauan yang dilakukan pada Senin (4/7) malam, operasi pengamanan dan pelayanan berjalan optimal, tidak ada gangguan yang berarti.

"Situasi kondusif, tidak ada kejadian yang menonjol. Bisa kita simpulkan prosedur kita di pos pengamanan dan pelayanan dalam kondisi siap bertugas," ujar Kapolres Pangkalpinang AKBP Heru Budi Prasetyo kepada detikcom di Pangkalpinang, Selasa (5/7/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Heru, secara umum, Kota Pangkalpinang termasuk wilayah yang cukup aman dan tidak banyak terjadi aksi kriminalitas. Riwayat konflik di kota ini juga relatif rendah.

Namun demikian, Heru memastikan, pengamanan dan pelayanan yang dilakukan petugas di lapangan tidak kendur. Setiap posko tidak hanya dijaga oleh polisi, namun juga anggota TNI, Satpol PP, medis, tim SAR hingga Orari.

"Salah satu titik pusat kepadatan adalah di sekitar Pasar Induk dan pusat perbelanjaan Ramayana, ini menjadi perhatian ekstra," katanya.

Juga di lokasi-lokasi wisata, termasuk wisata pantai, pengamanan hingga tim rescue telah siaga. Dengan kesiapan pengamanan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati perayaan Hari Raya Idul Fitri dengan tenang dan nyaman.

Dalam peninjauan pos pengamanan dan pelayanan malam tadi, Heru juga ditemani oleh Dandim 0413 Bangka dan Walikota Pangkalpinang M Irwansyah. Ada 6 pos pengamanan dan pelayanan yang ditinjau.

Pos-pos tersebut terletak di pusat keramaian dan lokasi rawan seperti pelabuhan, bandara, pasar, lokasi wisata dan wilayah perbatasan. Pos ini akan bekerja selama 16 hari yakni sejak tanggal 30 Juni lalu hingga 15 Juli mendatang. (khf/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads