Belasan petugas masih berada di lokasi untuk melakukan pemadaman. Api terlihat membakar kayu-kayu di lokasi kebakaran. Di beberapa titik juga ditemui bara api yang masih merah.
Lokasi kebakaran ini diketahui merupakan bengkel-bengkel furnitur. Luas wilayahnya ada sekitar 400 meter persegi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas menyatakan ada beberapa kesulitan dalam proses pemadaman api. Hal pertama yang ditemui adalah sulitnya akses ke dalam lokasi kebakaran.
"Yang paling pertama adalah sulitnya masuk ke dalam lokasi. Karena di lokasi sini dikelilingi oleh pagar. Tapi setelah kita masuk dengan bongkar pagar seng, pemadaman jadi lebih mudah," kata Petugas Sudin Damkar Jakarta Timur Gito di lokasi.
Foto: Kebakaran bengkel furnitur di Pondok Bambu (Jabbar/detikcom) |
Gito melanjutkan, petugas datang ke lokasi sekitar pukul 18.30 WIB. Namun setelah sejam lebih, api dan bara masih saja menyala. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh banyaknya bahan mudah terbakar. Selain itu, ada banyak atap yang menutupi material yang terbakar.
"Kesulitan kita memadamkan api karena material yang ada di sini mudah terbakar seperti kayu, triplek dan lem. Selain itu juga seng yang menutupi material itu. Sehingga mengharuskan kita melakukan penguraian terlebih dahulu," ujar Gito.
Hingga berita ini ditulis, sekitar 30 petugas pemadam kebakaran masih ada di lokasi melakukan proses pemadaman dan pendinginan. Proses pemadaman terbantu karena di dekat lokasi ada sumber air.
"Beruntungnya di sini dekat dengan BKT (Banjir Kanal Timur) sehingga kita tidak kesulitan cari sumber air," tutur Gito.
Belum diketahui penyebab dan total kerugian akibat kebakaran ini. Peristiwa kebakaran ini juga memacetkan lalu lintas di sekitar lokasi, seperti di dekat fly over Pondok Bambu. Lalu lintas dari arah Pondok Bambu menuju Klender dialihkan. (hri/hri)











































Foto: Kebakaran bengkel furnitur di Pondok Bambu (Jabbar/detikcom)