"Digratiskan alasannya untuk apa, untuk mengurai kemacetan atau kemanusiaan," ujar Kepala Cabang Tol Kanci-Pejagan-Pemalang Zurmalyan Iskandar saat dikonfirmasi, Senin (4/7/2016).
Pria yang akrab disapa Yayan ini mengatakan, kalau penggratisan untuk mengurai kemacetan maka perlu dilihat dulu fakta-fakta di lapangan. Menurut Yayan, petugas tol sudah melakukan jemput bola transaksi pembayaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kecepatan transaksi sudah kami tekan sampai satu dua detik," sambungnya.
Kendaraan tersebut tidak bergerak karena ekor kemacetan dari Kota Brebes sampai di depan gerbang Tol Brebes Timur. Yayan kemudian mengandaikan imbas penggratisan itu jika menilik pada fenomena di lapangan.
"Kami melakukan jemput bola saja seperti itu, bagaimana dengan digratiskan. Apa tidak sama saja," ujar Yayan.
Namun jika wacana penggratisan itu untuk alasan kemanusiaan, Yayan bisa menerimanya. Saat ini permintaan penggratisan itu sedang dibahas oleh manajemen pengelola tol
"Kalau untuk alasan kemanusiaan ya bisa masuk. Tapi semua sedang kami bahas," kata Yayan. (fjp/fjp)











































