Kemacetan bukan cuma terjadi di jalur biasa Pantura. Pengendara yang memilih melewati Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Brebes Timur harus 'tersiksa' berada dalam kendaraan yang tak bergerak berjam-jam.
Soal kemacetan parah ini, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyebut peristiwa ini sebagai pelajaran berharga. Semua pihak terkait dari pengelola tol, Pemda, kepolisian dan pihak lainnya harus mencari solusi mengatasi kemacetan semisal yang terjadi di pintu tol keluar Brebes Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di jalur biasa, Pemda menurut Jonan harus aktif mengatur pasar tumpah yang kerap menimbulkan kemacetan. "Peran serta pemerintah daerah masing-masing amatt diperlukan untuk lancarnya arus lalu lintas," imbuhnya.
Kemacetan parah memang masih terjadi hingga siang ini. Gunawan contohnya, pemudik dari asal Bekasi ini masih berada di Ketanggungan, Brebes meski berangkat mudik sejak hari Sabtu (2/7).
Sedangkan Jumanto yang baru berhasil melewati pintu Tol Brebes Timur dengan waktu tempuh 28 jam dari Jakarta harus kembali gigit jari karena jalur arteri arah Tegal juga macet total.
(fdn/fjp)











































