Kerupuk Melarat, Cemilan Favorit Pemudik di Jalur Nagreg

Kerupuk Melarat, Cemilan Favorit Pemudik di Jalur Nagreg

Masnurdiansyah - detikNews
Minggu, 03 Jul 2016 15:45 WIB
Kerupuk Melarat, Cemilan Favorit Pemudik di Jalur Nagreg
Foto: Masnurdiansyah/detikcom
Nagreg - Semakin hari semakin padat kendaraan yang melintas jalur Nagreg, Kabupaten Bandung. Disamping itu, masyarakat yang terjebak kemacetan yang hingga kapan bisa terurai lancar, pemudik bisa menikmati suasana cemilan dijalur mudik. Salah satunya kerupuk melarat, menjadi cemilan favorit pemudik khususnya di jalur Nagreg.

Nama kerupuk melarat bukan karena yang memakannya akan melarat, justru sebaliknya kerupuk melarat harganya malah tidak malarat. Kerupuk ini adalah makanan khas Cirebon dan sekitarnya. Makanan yang dibuat dengan menggunakan tepung tapioka ini disajikan untuk menambahkan selera makan , cocok juga untuk menyantap hidangan pada saat buka puasa.

Salah satu pedagang di jalan Nagreg, Kabupaten Bandung yang warungnya berada tepat didepan jalur mudik yang sedang macet menjadi satu dari sekian banyak warung yang dihinggapi para pemudik menggunakan roda dua. Pemilik warung atas nama Yeni (28) mengaku banyak para pemudik yang membeli kerupuk melarat untuk disantap pada saat buka atau bagi para musafir yang sedang bergerak mudik dari barat ke timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lumayan laku sih, banyak yang istirahat disini belinya ini (kerupuk melarat), buat buka puasa juga enak, apalagi sambil pake sambal asam lebih nikmat, tapi disini gak ada Sambal asamnya," ucapnya sambil tertawa saat melayani pembeli di warungnya, Minggu ( 3/7/2016).

Warungnya menjual kerupuk tersebut dengan harga berbeda -beda. Karena ada dua rasa kerupuk melarat, yang sudah menggunakan bumbu pedas dijual dengan harga Rp 18.000 sedangkan untuk rasa yang polos dijual dengan harga Rp 16.000. Menurut Yeni tak sedikit jajanan khas Cirebon ini dibawa oleh pemudik untuk jadi oleh-oleh di kampung halaman.

"Sekali beli ada yang dua ada yang tiga bungkus, buat oleh oleh katanya, ya disini juga memang banyak yang jualan kerupuk melarat ini," jelasnya.

Memang disepanjang jalur Nagreg tepatnya setalah melewati rel kereta api, warung berjajar menjual kerupuk melarat ini dengan cara di gantung ataupun di taruh didepan warung mereka masing-masing. (ega/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads