"Jumlah total kumulatif dari mulai H-12 sampai H-4 adalah 315.392," kata SM HUmas PT KAI Daop I Jakarta, Bambang S Prayitno dalam siaran pers yang diterima detikcom, Minggu (3/7/2016).
Perhitungan tersebut dihitung hingga Sabtu (2/7) pukul 24.00 WIB. Sepanjang delapan hari itu, ribuan orang mudik dari berbagai stasiun di Jakarta. Yaitu:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Stasiun Pasar Senen sebanyak 202.078 orang.
3. Stasiun lain sebanyak 10.336 orang.
"Sementara volume keberangkatan berdasarkan kelas yaitu kelas eksekutif sebanyak 94.504 orang, kelas bisnis sebanyak 37.671 orang dan kelas ekonomi sebanyak 183.217 orang.
"Untuk kenyamanan pengguna jasa, kami mengimbau agar tetap mempertimbangkan estimasi waktu tempuh dari rumah tinggal menuju stasiun sehingga tidak tertinggal KA," ujar Bambang.
Bambang meminta masyarakat memastikan membawa identitas asli, KK (Kartu Keluarga) dan waspada kepada jasa perorangan yang menawarkan tiket. Sebab dipastikan tiket tidak akan bisa dipergunakan oleh pengguna jasa.
"Hal ini sudah menjurus kepada penipuan," ucap Bambang.
Sebab PT KAI tidak kerja sama dengan jasa perseorangan dan hanya bekerja sama dengan agen-agen resmi, mini market dan chanel-chanel eksternal lainnya. Bambang juga meminta masyarakat untuk tidak membawa barang berlebihan dan berbahaya.
"Tidak membeli tiket melalui jasa perorangan berarti sudah terhindar dari upaya penipuan," pungkas Bambang. (asp/bal)











































