Kepala Cabang Tol Kanci-Pejagan-Pemalang Zurmalyan Iskandar menyebut antrean panjang di Brexit masih sisa-sisa kendaraan yang sudah mengular sejak semalam. Kepadatan juga terjadi di pintu keluar ruas Tol Kanci-Pejagan.
"Antrean di Kanci-Pejagan kurang lebih sekitar 9 km, Pejagan-Brebes Timur sekitar 15 Km. Itu antrean masih sisa semalam," ungkap Zurmalyan saat dikofirmasi detikcom, Minggu (3/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah bisa belok kanan. Sekarang contra flow, 3 lajur arah timur, 1 lajur ke barat. Arah Timur ke Barat relatif sepi karena diarahkan ke arah Barat Brebes," jelas pria yang akrab disapa Yayan itu.
"Tapi lalu lintas sekarang ini dari Timur-Barat masih lengang. Tapi yang dari keluar Tol Brebes Timur maupun Pantura (arteri) padat sekali," lanjutnya.
Lalu lintas Jalur Pantura di ruas Brebes-Tegal diketahui macet parah dan membuat pemudik seperti memarkirkan kendaraannya di jalanan karena tak ada pergerakan. Belum lagi mereka yang sebelum memasuki Pantura juga terjebak macet saat hendak keluar dari Tol.
Sejumlah pemudik sebelumnya mengkhawatirkan kehabisan bensin karena di sekitar pintu keluar Tol Brexit tidak ada rest area dengan fasilitas SPBU. Namun menurut Yayan, di rest area SPBU KM 252 disediakan BBM kemasan yang disediakan khusus bagi para pemudik sebagai antisipasi macet panjang.
"Kita sudah ada di rest area 252 dengan kemasan Pertamax isi 10 dan 20 liter. Jadi sudah ada spanduk, itu dari Pertamina, tapi mungkin karena tidak ada lambang, pengedara jadi tidak tahu," kata dia.
Yayan pun mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi soal adanya BBM kemasan di rest area tersebut sejak jauh-jauh hari. Ia mengimbau bagi para pemudik untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya.
"Diimbau bagi para pemudik untuk memperoleh informasi terhadap fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan sebelum berangkat," ujar Yayan. (elz/kha)











































