Derita Pemudik: Keluar dari Kemacetan Brexit Langsung Terjebak di Brebes

Derita Pemudik: Keluar dari Kemacetan Brexit Langsung Terjebak di Brebes

Elza Astari Retaduari - detikNews
Sabtu, 02 Jul 2016 22:37 WIB
Derita Pemudik: Keluar dari Kemacetan Brexit Langsung Terjebak di Brebes
Antrean di Pintu Tol Brexit. Foto: Dok. WS Putra/pasangmata
Brebes - Banyak pemudik mengeluhkan kemacetan parah di wilayah Brebes saat menuju Pantura. Setelah terjebak lama di pintu tol Brebes Timur Exit atau Brexit, pemudik juga terpaksa bermacet ria karena pengalihan arus.

Kasat Lantas Polres Brebes Polres Brebes AKP Arfan Sipayung sebelumnya sempat mengatakan pihaknya melakukan pengalihan arus begitu pemudik keluar dari pintu Tol Brexit. Kendaraan tidak bisa langsung belok ke kanan menuju Pantura namun harus memutar terlebih dahulu di Kota Brebes untuk akhirnya bisa kembali ke arah tersebut.

Hal tersebut ternyata dirasa sangat menyiksa bagi pemudik. Seperti yang dialami oleh salah seorang pemudik, Andri Ritonga, yang harus terjebak di dalam Kota Brebes selama 3 jam untuk bisa masuk ke jalur Pantura.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi jam 19.00 WIB itu dialihkan, dari keluar Tol Brebes Timur Exit itu kita nggak bisa langsung belok kanan masuk Pantura," cerita Andri saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (2/7/2016).

Andri bersama keluarganya berangkat dari Cipinang, Jakarta Timur, sejak pukul 04.00 WIB sebelum Subuh tadi. Sejak awal perjalanan, ia sudah banyak merasakan kemacetan.

"Dari Cipinang ke Cikarang 3 jam, bayangin coba. Terus kena macet parah di Kanci, Pejagan, sama Brexit ini. Padahal cuma mau ke tegal doang," ucap Andri.

Macet parah di Kota Brebes dampak pengalihan arus. Foto oleh: Dok. Andri Ritonga
"Belasan kilometer di Brebes exit, 2 km mau pintu keluar itu nggak gerak. Begitu keluar diarahkan ke kiri ke Jl Ahmad Yani, itu udah macet. Gila banget. Pelan-pelan kita diputarin di Pasar Brebes itu," imbuhnya.

Kemacetan di dalam Kota Brebes menurut Andri sangat parah. Ia hanya bisa memacu kendaraannya dengan kecepatan 10 km/jam. Pengalihan arus oleh petugas pun dirasanya tidak masuk akal.

"Pelan-pelan kita diputarin di pasar, terus lewat Kodim. Jadi itu cuma letter U, nanti balik lagi kita di depan keluar Brexit yang tadi. Tiga jam muterin itu aja," kata Andri kesal.

Tol Brexit yang baru saja dioperasikan jelang arus mudik lebaran ini pun disebutnya tidak memperbaiki keadaan. Sebab dikatakan Andri, kemacetan di wilayah Brebes justru semakin parah. Pertama di pintu keluar Tol Brexit saat pembayaran, lalu saat harus memutar di Brebes kota jika kondisinya dialihkan seperti itu.

Macet parah di Kota Brebes dampak pengalihan arus. Foto oleh: Dok. Andri Ritonga
"Brebes itu nggak masuk akal macetnya. Nggak ada guna tol baru. Mending tadi saya keluar di Cirebon aja langsung masuk Pantura atau lewat jalur selatan," tukasnya.

Saat ini Andri sudah berhasil keluar dari kemacetan di dalam kota Brebes. Saat masuk di jalur Pantura menurutnya lalu lintas cukup lancar.

"Ini saya sudah masuk Pantura, udah di Tegal nya. Lancar kalau di Pantura-nya," tutup Andri. (elz/kha)


Berita Terkait