Dukung Risma Maju Pilgub DKI, Warga Duri Pulo: Ahok Pemimpin yang Sombong

Dukung Risma Maju Pilgub DKI, Warga Duri Pulo: Ahok Pemimpin yang Sombong

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Sabtu, 02 Jul 2016 20:47 WIB
Dukung Risma Maju Pilgub DKI, Warga Duri Pulo: Ahok Pemimpin yang Sombong
Foto: Edward Febriyatri Kusuma
Jakarta - Warga Kampung Duri Pulo menyatakan dukungan untuk Walikota Surbaya Tri Rismaharini agar maju sebagai Cagub DKI Jakarta. Warga menilai sosok Gubernur Incumbent Basuki Tjahja Purnama sebagai pemimpin yang sombong.

Sebagai bentuk dukungan kepada Risma, warga yang bermukim di Jalan Setia Kawan Ujung, Gang Sawo RT 10 / RW 12 kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat membuat posko relawan Selaris (Setia Kawan Laskar Risma). Mereka juga membuat spanduk bertuliskan 'Bu Mega, Pasti Mendengar Jeritan Rakyat. Rakyat Bersatu Robohkan Ahok yang Sombong'.

"Kami mendorong Bu Mega untuk segera menentukan sikap agar kader terbaiknyalah yang memimpin perubahan di DKI Jakarta," kata Ketua Selaris, A. Syahrul di sela-sela acara, Sabtu (2/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posko Relawan Selari kata Syahrul terbentuk setelah diskusi warga dalam waktu dua bulan terakhir. Mereka melihat selama ini pria yang akrab disapa Ahok sebagai pemimpin yang arogan.

"Rakyat DKI Jakarta belum pernah memilih Ahok sebagai Gubernur. Ahok hanya meneruskan sistem yang ada dari Pak Jokowi sebagai presiden," sambungnya.

Syahrul meyakini sosok Tri Risma Harini dapat mengalahkan Gubernur incumbent DKI Jakarta. Ahok juga dinilai dapat menyelesaikan permasalahan dengan membuat masalah baru.

"Dia (Ahok) memang membenahi Jakarta tetapi tidak ada sopan santun. Dia hanya mengandalkan dengan marah, tempramen, karena itulah yang saya minta bu Mega untuk menarik Risma ke Jakarta," paparnya.

Sementara Rohiman sebagai ketua LMK RW 12 mengatakan warga Duri Pulo menyambut dengan tangan terbuka. Warga disebutnya menginginkan sosok pemimpin yang peduli dengan rakyat.

"Kalau ingin perubahan ya bapak ibu tahu sosok pemimpin yang seperti apa. Selama ini Ahok hanya melanjutkan peninggalan pak Jokowi sebagai Gubernur yang kemudian dialihkan kepada pak Ahok. Bapak ibu tau kepemimpinan beliau, tetapi saya mendukung deklarasi ini," kata Rohiman.

"Siapapun Gubernurnya asal jangan Ahok," tutupnya. (edo/Hbb)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini