Pantura Terboyo dari arah Jakarta atau Barat menuju Demak sangat aman dilalui. Genangan rob hanya berupa sisa di pinggir jalan setelah pertigaan terminal Terboyo. Terlepas itu, jalur kering dan pemudik bisa melaju lancar sampai ke Kabupaten Demak.
Air sisa-sisa rob hanya menggenangi pinggir jalan (Foto: Angling/detikcom) |
Dari arah sebaliknya, dari perbatasan Kabupaten Demak masuk ke Terboyo, lalu lintas juga lancar. Titik rob yang sebelumnya parah yaitu 2 km dari perbatasan Demak terpantau kering. Air hanya menggenangi pinggir jalan dan di sana ada pompa air yang akan langsung dioperasikan jika air sungai mulai naik dan meluber.
Meski bisa memacu kendaraan dengan lancar di Pantura Terboyo Semarang, pemakai jalan atau pemudik diharapkan tetap berhati-hati dan waspada karena jalur ini merupakan jalur yang banyak aktifitas warga menyeberang terutama di dekat Terminal Terboyo.
Sementara itu, keringnya rob di Pantura Terboyo Semarang sudah ditargetkan pada H-4 hari ini. Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemkot Semarang berpacu menangani masalah rob tersebut untuk kenyamanan arus mudik.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, memastikan H-4 rob akan kering karena penanganan bisa maksimal setelah ada status bencana untuk rob sehingga bisa menggunakan dana kebencanaan untuk pengadaan peralatan seperti pompa air.
H-4 lebaran ditargetkan rob kering (Foto: Angling/detikcom) |
"Dengan menetapkan status darurat Bencana maka penanganan dapat dilakukan maksimal dengan menggunakan dana kebencanaan," kata Hendrar kepada detikcom, Sabtu (2/7/2016).
Air yang tadinya tergenang di Pantura memang disedot menggunakan pompa termasuk bantuan dari Kementrian PUPR. Sungai yang meluber di sungai Sringin disedot dan disalurkan ke sungai Babon agar bisa langsung ke laut. (alg/aan)












































Air sisa-sisa rob hanya menggenangi pinggir jalan (Foto: Angling/detikcom)
H-4 lebaran ditargetkan rob kering (Foto: Angling/detikcom)