Sabtu (2/7) ini dan Minggu (3/7) besok diprediksi akan menjadi puncak arus mudik. Tercatat hingga pagi tadi puluhan ribu kendaraan roda dua dan empat melintas di kawasan jalur selatan.
![]() |
Pemudik yang melintas di kawasan ini masih di dominasi oleh warga ibu kota Jakarta (pelat B) yang akan mengarah ke Tasikmalaya dan juga Garut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prediksi hari ini akan terjadi puncak arus mudik sampai minggu besok, karena volume kendaraan sudah mengalami peningkatan, mudah-mudah saja tidak terjadi penumpukan satu arah," ujar Wakil Komando Posko Nagreg Ruddy Heryadi, saat ditemui di lokasi, Sabtu (2/7/2016).
![]() |
Menurutnya indikasi terjadi puncak arus mudik pada hari ini sudah tampak. Tercatat hingga pukul 07.00 WIB pagi tadi, sudah 34.909 kendaraan yang datang dari arah barat ke arah timur. Jumlah tersebut setengahnya meningkat dari hari kemarin.
"Progres peningkatan arus cukup meningkat signifikan, tapi belum kepuncak mudiknya. Untuk kemarin selama 24 jam penuh, tercatat 68.831 kendaraan yang melintas, tapi pagi ini untuk jumlah kendaraan jauh sekali perbandingannya," ungkap Ruddy disela-sela pemantauan arus kendaraan.
Meskipun tol Cipali mampu menggeser jalur Nagreg sebagai primadona jalur mudik, namun minat pengemudi yang melintas di jalur selatan ini, menurut Ruddy masih menjadi pilihan utama.
Kendaraan yang melintas di jalur ini sejak dini hari tadi meriah lancar. Ia memperkirakan pada siang menjelang petang nanti, secara serempak kendaraan akan datang dan volume meningkat di kawasan ini.
"Kalau dilihat dari volume kendaraan sepertinya puncak nanti siang menuju sore hari ini, karena puluhan ribu kendaraan pagi ini saja sudah berdatangan ini meningkat di bandingkan dengan kemarin," tambahnya.
Sementara itu, pantauan detikcom di jalur Nagreg pada pukul 09.30 WIB, arus lalu lintas kendaraan masih dalam kondisi meriah, perputaran roda mobil dan motor yang melintas di turunan Nagreg masih bisa dipacu dengan rata-rata kecepatan mencapai 60 - 80 Km per jam. Pengendara diminta harus berhati-hati saat melewati turunan Nagreg yang cukup curam ini. Kendaraan mulai merayap di jalur yang mengarah ke Tasikmalaya dan Garut.
(tor/tor)












































