Suriah Tuding AS Picu Masalah di Timur Tengah

Suriah Tuding AS Picu Masalah di Timur Tengah

- detikNews
Rabu, 23 Mar 2005 10:11 WIB
Jakarta - Perseteruan antara AS dan Suriah kian meruncing. Pemerintah Suriah menuding Washington memicu masalah di kalangan negara-negra Arab tetangga Israel, sebagai upaya membela kepentingan Israel. Tuduhan itu disampaikan Deputi Menteri Luar Negeri Suriah Walid Muallem."Menurut saya Libanon dan Suriah tidak akan berada dalam jebakan jika tidak ada rencana AS untuk menimbulkan masalah di negara-negara Arab tetangga Israel guna memenuhi kepentingan Israel," cetus Muallem seperti dikuti harian Beirut, As-Safir dan dilansir situs Aljazeera.com, Rabu (23/3/2005)."Dengan memicu masalah di wilayah ini, AS akan membantu Israel menyelesaikan pembangunan tembok pemisah dan mengabaikan hak-hak sah rakyat Palestina," imbuhnya.Muallem juga menegaskan bahwa Suriah tidak terlibat dalam pembunuhan mantan Perdana Menteri Libanon, Rafiq Al Hariri, pada bulan lalu. "Suriah sangat terganggu atas pembunuhan Hariri dan kehilangan seorang sekutu dan mitra," katanya. "Tuduhan itu tidak terbukti... tidak ada tuduhan yang bisa dipertimbangkan kecuali jika ada bukti untuk mendukungnya," tandasnya.Belum lama ini Suriah telah memulai penarikan pasukannya dari Libanon. Ini sebagai upaya untuk mengurangi ketegangan yang ditimbulkan dari maraknya aksi demo warga Libanon yang menyerukan penarikan pasukan Suriah. Juga tekanan-tekanan yang dilakukan pemerintah Washington, yang semakin gencar sejak terbunuhnya Hariri dalam serangan bom di Beirut. (ita/)


Berita Terkait