Wilayah rawan longsor di jalan Lintas Timur di Kabupaten Inhil, ditemukan satu titik. Wilayah ini berbatasan dengan Provinsi Jambi. Di sana pihak Polres Inhil sudah membangun posko pengamanan.
"Bagi pemudik dari wilayah Jambi, Sumsel, Lampung atau dari Jawa untuk berhati-hati di wilayah perbatasan itu," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo kepada wartawan, Kamis (30/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi rawan longsor berikutnya, di jalan lintas tengah, dari Pekanbaru ke Kuansing menuju Sumbar. Di sana ada dua lokasi rawan longsor. Selain itu rawan longsor juga terdapat di Kabupaten Siak.
"Bagi pemudik menuju Padang Sumbar melalui Kabupaten Kampar di Riau, juga harus berhati-hati apa lagi saat hujan turun. Wilayah perbatasan ada dua lokasi rawan longsor yang sering kali terjadi," kata Guntur.
Dalam operasi Ramadniya Siak 2016, kata Guntur, ada 2.278 personel untuk mengamankan jalannya arus mudik. Selain personel Polri, para petugas di Posko mudik juga dibantu TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pramuka, PMI, Basarnas, PLN, Angkasa Pura, Pelindo, Organda.$
"Di Riau ada 71 pos di seluruh kabupaten dan kota. Teruma pos diutamakan di jalur lintas timur," kata Guntur.
Polda Riau juga mengingatkan bagi pemudik, hampir di semua kabupaten kota memiliki lokasi rawan kecelakaan. Dari 12 kabupaten kota se Riau, terdata sedikitnya 66 lokasi rawan kecelakaan.
"Bagi pengendara periksa kelengkapan surat kendaraan dan kondisi kendaraan sebelum berangkat," kata Guntur. (rna/rna)











































