DetikNews
Kamis 30 Juni 2016, 17:41 WIB

Setjen DPR Kini Sebut Ada Kesalahan Teknis Soal Surat Anak Fadli Zon

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Setjen DPR Kini Sebut Ada Kesalahan Teknis Soal Surat Anak Fadli Zon Kepala Biro Kerjasama Antar Parlemen Saiful Islam (Wisnu Prasetiyo/detikcom)
Jakarta - Beredarnya surat DPR yang berisi permintaan penjemputan dan pendampingan bagi putri Wakil Ketua DPR Fadli Zon jadi sorotan publik. Sempat menganggap surat itu wajar, kini Setjen DPR muncul dengan pengakuan adanya kesalahan.

Dalam surat berkop DPR yang beredar di publik, memang terdapat tulisan permintaan penjemputan dan pendampingan bagi Shafa Sabila Fadli, putri Fadli Zon, selama di New York dari 12 Juni hingga 12 Juli 2016. Kini, kata pendampingan itu diakui sebagai kesalahan teknis.

"Untuk kata pendampingan ada template surat. Jadi waktu itu tergesa-gesa, untuk kecepatan kami main masukkan template surat yang ada. Itu harusnya template untuk surat konferensi internasional," ujar Kepala Biro Kerjasama Antar Parlemen, Saiful Islam, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/6/2016).

Baca juga: Sekjen DPR: Permintaan Fadli Zon Wajar, Sekadar Pemantauan untuk Putrinya

Saiful menerangkan, jika anggota dewan melakukan perjalanan terkait konferensi internasional pasti membutuhkan pendampingan. Jadi, kata Saiful, terkait perihal permintaan Fadli Zon itu Ia menyebut hanya sebatas penjemputan.

"Itu harus sama umumnya sudah lazimnya selama ini setiap anggota dewan menghadiri sidang atau konferensi internasional selalu didampingi oleh staf pejabat KBRI oleh karena surat format faksimil seperti itu," kata Saiful.

Dia mengaku tidak mengecek ulang ketika mengirimkan surat tersebut ke KJRI New York. Saiful menyebut, pihak KJRI memang sedari awal sudah menolak jika memang ada permintaan pendampingan.

"Karena terburu-buru jadi template ini memang sering dipakai, jadi dipilih saja. Ada kesalahan teknis dari setjen," ungkapnya.

Sebelumnya, salinan faksimili surat permintaan fasilitas penjemputan dan pendampingan untuk putri Wakil Ketua DPR Fadli Zon beredar. Surat tersebut berkop Setjen DPR.

Surat bernomor 27/KSAP/DPR RI/VI/ 2016 itu dikirimkan tanggal 10 Juni 2016. Dalam isinya, Sekjen DPR RI meminta bantuan KBRI Washington DC melalui KJRI New York untuk memfasilitasi kunjungan putri Fadli Zon yang bernama Shafa Sabila Fadli.

"Dengan hormat kami sampaikan bahwa puteri Wakil Ketua DPR RI Bapak Fadli Zon yaitu a.n. Shafa Sabila Fadli akan melakukan perjalanan ke New York, Amerika Serikat untuk mengikuti Stagedoor Manor 2016 pada tanggal 12 Juni s.d. 12 Juli 2016," demikian tertulis di surat tersebut.

Fadli sendiri mengaku hanya meminta bantuan pihak KJRI New York untuk menjemput putrinya saat mendarat di New York. Bahkan, Ia juga telah mengembalikan uang transportasi dari pihak KJRI New York sejumlah 2 juta rupiah melalui Kementerian Luar Negeri selain mengungkapkan permintaan maaf.
(tor/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed