Dari tanggal 29 Juni 2016 hingga 7 Juli 2016 jalur akan dibuka dengan sistem satu arah melalui jalur Solo-Sragen. Sementara untuk arus balik dari Sragen menuju Solo akan dibuka dari tanggal 8 Juli hingga 13 Juli 2016. Kemudian akan ditutup kembali untuk pengerjaan sisa jalan tol yang belum selesai.
Sementara itu, Direktur Utama PT Solo Ngawi Jaya David Jayatno mengatakan dengan total investasi mencapai Rp 5 triliun, kedepan pihaknya akan menyelesaikan jalur tol Solo-Ngawi untuk bisa dilalui dua arah pada Juli 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
David mengatakan kendala yang dihadapi untuk penyelesaian sisa proyek tol Solo-Ngawi saat ini ada masalah pembebasan lahan. Namun ia berujar ini dapat diselesaikan dalam waktu 3 hingga 4 bulan ke depan sehingga tidak menjadi satu kendala dalam menyelesaikan target waktu pengerjaan jalan tol ini.
"Masalah pembebasan lahan ada yang belum bebas, yang saat ini sedang proses. Perlu waktu 3-4 bulan ini lah untuk menyelesaikan itu," pungkasnya.
(ang/aan)











































