Kapolda DIY, Brigjen Pol Prasta Wahyu Hidayat, mengatakan sebanyak 2.640 personel Polri diterjunkan untuk melakukan pengamanan. Kekuatan pengamanan ditambah dari TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja dan lain-lain.
"Kita inginkan zero accident, setiap titik-titik rawan sudah kita plot. Pos pengamanan dan pelayanan kita siapkan. Jalur-jalur alternatif kita siapkan sehingga kita harapkan tidak ada penumpukan mobil atau kemacetan," kata Prasta Wahyu Hidayat pada Gelar Operasi Ramadniya Progo 2016 di halaman Mapolda DIY, Kamis (30/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Edzan Raharjo/detikcom |
Kapolda DIY mengatakan beberapa titik kerawanan yang perlu diwaspadai diantaranya di jalan Magelang, Jalur Parang Tritits, di depan pasar dan mal-mal. Di jalur-jalur tersebut telah didirikan pos gabungan. Sebagai antisipasi aksi kejahatan di jalan diterjunkan tim penindak dan juga patroli.
Selain itu, untuk kos-kosan atau pun rumah warga yang ditinggal mudik dilakukan patroli sambang. Patroli sambang ini dilakukan pada jam-jam tertentu pada jam-jam rawan. Rute-rute patroli sambang ini telah disiapkan.
Pasukan khusus yang profesioal juga disiapkan yang merupakan satgas bantuan. Satgas bantuan ini sifatnya stanby yang disiapkan dari Brimob sebanyak satu kompi. Satgas bantuan ini disebar dan siap setiap saat. (trw/trw)












































Foto: Edzan Raharjo/detikcom