25 Ramadan, Perang Ain Jalut di Palestina

Peristiwa Bersejarah

25 Ramadan, Perang Ain Jalut di Palestina

Ananda Muthia Putri - detikNews
Rabu, 29 Jun 2016 16:02 WIB
25 Ramadan, Perang Ain Jalut di Palestina
Ilustrasi (fFoto:Thinkstock)
Jakarta - Perang Ain Jalut di Palestina terjadi pada 25 Ramadan 658 hijriyah. Di perang itu untuk pertama kalinya bangsa Mongol dari Asia Tengah mengalami kekalahan telak dari umat Islam dari Bani Mameluk, Mesir.

Kemenangan ini merupakan sejarah karena saat itu Mongol (Tartar) telah menguasai banyak daerah Islam dan bahkan menjatuhkan Khilafah Abbasiah.

Pertempuran ini berawal dari ambisi Hulaku (Hulega), cucu Genghis Khan, yang berniat menaklukkan Mesir dan Maghribi setelah ekspansi Mongol meluas sampai ke wilayah Gaza. Hulaku mengirim kurir untuk mengantarkan surat ancaman kepada Mahmud Saifudin Quutz selaku penguasa wilayah Mesir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak bersedia tunduk di bawah kekuasaan Mongol, Sultan Quutz membalas ancaman itu dengan perlawanan. Maka meletuslah perang di wilayah Ain Jalut, Palestina Utara.

Perang Ain Jalut menjadi tempat pertama kali dipakainya senjata mutakhir berupa peluru bubuk mesiu pada tombak api dan meriam genggam yang disebut "midfa". Berkat semangat juang yang tinggi akhirnya perang dimenangkan oleh Sultan Quutz.

Kemenangan Sultan Quutz juga berkat dukungan ulama di garis belakang, yaitu Syekh-ul-Ulama' Al-Izz bin AbdisSalam. Sang ulama mengobarkan semangat, menyerukan kepada kaum muslimin untuk berjihad, melalui mimbar-mimbar masjid. Ia juga menyerukan kepada rakyat untuk menyediakan perlengkapan perang. (slh/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads