Sedang Umroh, Novanto Tak Ikut Daftarkan Kepengurusan Golkar

Sedang Umroh, Novanto Tak Ikut Daftarkan Kepengurusan Golkar

Bisma Alief - detikNews
Selasa, 28 Jun 2016 17:30 WIB
Sedang Umroh, Novanto Tak Ikut Daftarkan Kepengurusan Golkar
Foto: Elizabeth Elza Astari/detikcom
Jakarta - Ketum Golkar Setya Novanto tak ikut mendaftarkan kepengurusan Golkar ke Kemenkum HAM. Ternyata Novanto sedang umroh di Tanah Suci.

"Sedianya ketua umum akan datang bersama kami kemarin tetapi ada masalah teknis, pada hari ini beliau sedang umroh. Maka dipercayakan kepada kami untuk mengantar ke Pak Menteri mengantar hasil Munaslub yang meliputi AD/ART, Mahkamah Partai, dan komposisi DPP Golkar hasil Munaslub," kata Sekjen Golkar Idrus Marham dalam konferensi pers di kantor Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Rupanya umroh ini dalam rangka syukuran kemenangannya di Munaslub Golkar. "Sejak kemarin Pak Novanto sudah melakukan serangkaian umroh dimulai dari tawaf, syai, dan diakhiri dengan tahalul. Beliau ke Makkah sujud syukur karena terpilih sebagai ketua umum Partai Golkar dan berdoa bagi kesejahteraan rakyat Indonesia," kata Ketua DPP Golkar Nurul Arifin kepada wartawan, Selasa (28/6/2016).

Nurul menjelaskan Novanto berangkat umroh setelah melakukan safari Ramadan ke daerah-daerah. Novanto blusukan ke sejumlah provinsi untuk bertemu sejumlah tokoh dan menyapa masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah itu melanjutkan kegiatan Ramadan dengan melakukan ibadah umroh," ujar Nurul.

Tanpa Novanto, pendaftaran kepengurusan Golkar dilakukan oleh Sekjen Golkar Idrus Marham yang didampingi sejumlah pengurus inti, di antaranya Bendum Robert Kardinal dan Ketua DPP Nurul Arifin. Ada 279 pengurus DPP Golkar yang didaftarkan ke Kemenkum HAM untuk di SK-kan.

"Jumlah kepengurusannya ada 279 secara sungguh-sungguh mencerminkan asas demokratis, berkeadilan dan rekonsiliasi. Ditambah dua asas lagi konstitusional dan bersih," kata Idrus dalam konferensi pers usai pendaftaran ke Kemenkum HAM.

Menkum HAM Yasonna Laoly pun akan segera mengeluarkan SK kepengurusan Golkar hasil Munaslub Golkar itu. "Secepatnya di-SK-kan," kata Menkum HAM. (tor/van)


Berita Terkait