Sidak Vaksin Palsu, Dinkes Makassar Temukan Puluhan Botol Vaksin Rusak di Klinik

Sidak Vaksin Palsu, Dinkes Makassar Temukan Puluhan Botol Vaksin Rusak di Klinik

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 28 Jun 2016 15:32 WIB
Sidak Vaksin Palsu, Dinkes Makassar Temukan Puluhan Botol Vaksin Rusak di Klinik
Dinkes Makassar menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah rumah sakit dan klinik, Selasa 28 Juni 2016. Mereka tak menemukan vaksin palsu, tapi botol vaksin rusak. (Foto: M Nur Abdurrahman/detikcom)
Makassar - Terkait terungkapnya peredaran vaksin palsu di Jakarta, Dinas Kesehatan Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah rumah sakit dan klinik yang ada di Makassar, Selasa (28/6/2016).

Sidak yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Makassar dr. Naisyah Tun Azikin melakukan pemeriksaan vaksin di klinik bersalin GIA di jalan Toddopuli, RSU Grestelina dan RSIA Khadijah IV di jalan Toddopuli. Dalam Sidak ini, tim gabungan Dinkes Makassar memeriksa stok dan kemasan vaksin dan media penyimpanannya.

"Kita mengecek apakah vaksin yang ada di klinik dan rumah sakit tersebut dari sumber resmi dari Biofarma dan Puskesmas. Ini merupakan langkah antisipasi mengingat beredarnya vaksin palsu di Jakarta," ujar dr Naisyah pada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tidak menemukan vaksin palsu, dalam sidak di klinik bersalin GIA Lestari, di jalan Toddopuli, tim khusus ini menyita puluhan botol vaksin yang diduga rusak akibat disimpan di lemari pendingin bersama bahan makanan lainnya.

"Vaksin dalam kemasan botol harus disimpan di cool box khusus dengan suhu 2 sampai 8 derajat, untuk menjaga kualitas vaksin. Jadi kami minta pihak RSB GIA Lestari menyiapkan tempat penyimpanan yang layak dan sesuai standar medis," pungkas Naisyah.

Selain di Makassar, Dinkes Bone juga melakukan sidak di sejumlah apotek, klinik dan rumah sakit yang ada di Kabupaten Bone. Dalam sidak yang dilakukan tim dari Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinkes Bone, tidak ditemukan vaksin palsu maupun vaksin yang tidak layak.

(mna/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini