"Banyak, kalau saya menyampaikan ini seolah istimewakan seorang kader. Mulai Bu Risma, Mas Ganjar, Mas Djarot, Mas Bambang DH kan mantan Wali Kota Surabaya yang sangat berhasil," ucap Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2016).
"Ada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, begitu juga kader-kader kita kepala daerah lainnya. Bahkan walikota Blitar sekarang yang menang tertinggi se-Indonesia 92 persen, yang menggantikan Mas Djarot (M. Samanhudi Anwar -red). Jadi kader sangat banyak," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuatu yang belum diputuskan tentunya kader-kader juga tidak etis kalau menyampaikan saya ingin, saya setuju, saya menolak, saya tidak mau, kan tidak seperti itu," tutur anggota DPR RI itu.
"Tapi tentu semua menahan diri," imbuhnya.
Eriko yakin siapapun kader kepala daerah yang ditunjuk, tidak akan menolak keputusan DPP PDIP untuk bersaing di Pigub DKI. Tak hanya itu, Eriko yakin mereka juga bisa menyaingi elektabilitas incumbent.
"Begitu juga elektabilitas akan ada kalau sudah ditunjuk siapa calon yang tetap untuk DKI Jakarta," tegas kader PDIP yang dekat Megawati itu.
(bal/van)










































