Pemerintah Didesak Rilis Nama RS Pengguna Vaksin Palsu

Pemerintah Didesak Rilis Nama RS Pengguna Vaksin Palsu

Indah Mutiara Kami - detikNews
Selasa, 28 Jun 2016 11:39 WIB
Pemerintah Didesak Rilis Nama RS Pengguna Vaksin Palsu
Foto: Ilustrator Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Adanya peredaran vaksin palsu membuat masyarakat resah. Pemerintah diminta untuk membuka nama rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu itu agar masyarakat bisa waspada.

"Saya setuju agar nama-nama RS yang terlibat segera dirilis. Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui dan mewaspadai," kata anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay saat dihubungi, Selasa (28/6/2016).

Bila nama RS dan sarana pelayanan kesehatan yang memakai vaksin palsu dibuka, orang tua yang pernah memvaksin anaknya di tempat tersebut mengetahui. Opsi vaksin ulang pun bisa dilakukan.

"Artinya, mereka bisa memiliki pilihan untuk imunisasi kedua kalinya di tempat lain seperti yang pernah disarankan oleh menkes. Tentu saja, imunisasi kedua kali seperti ini tidak mudah dilakukan. Sebab, mungkin saja orang tua yang trauma dengan kejadian seperti ini," papar politikus PAN ini.

Komisi IX DPR sudah mengadakan rapat kerja dengan Menkes, BPOM, IDAI dan Biofarma pada Senin (27/6) kemarin. Data itu belum diungkap oleh pemerintah karena penyelidikan belum tuntas dan sampelnya juga masih diuji.

Saat ini, Bareskrim Mabes Polri sudah menangkap 15 pelaku peredaran vaksin palsu di berbagai wilayah. Mereka memiliki beragam peran.

(imk/tor)


Berita Terkait