Cara Unik Polisi Buka Puasa, Makan Bareng Tahanan hingga Lesehan

Cara Unik Polisi Buka Puasa, Makan Bareng Tahanan hingga Lesehan

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 28 Jun 2016 03:16 WIB
Cara Unik Polisi Buka Puasa, Makan Bareng Tahanan hingga Lesehan
Bukber Polsek Pesanggrahan bersama para narapidana (Foto: Istimewa)
Jakarta - Momen buka puasa dimanfaatkan oleh aparat polisi untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Kegiatan buka puasa ini pun digelar dengan cara-cara unik.

Seperti Polres Bogor yang melakukan buka puasa bersama dengan kaum penyandang disabilitas. Makan-makan pun dilakukan dengan lesehan di halaman depan musala Sekretariat Rumah Kaim Disabilitas di Jl Kedondong Vila Citra Blok C4 No 5 RT 02/05 Kelurahan Tehal Gundol, Bogor Utara, Kota Bogor.

Polres Bogor buka bersama dengan kaum disabilitas (Dok. Istimewa)


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain untuk berbagi, tujuan dilakukan berbuka puasa dengan kaum disabilitas ini juga untuk mengingatkan kita agar selalu tetap bersyukur. Ini juga menginspirasi kita bahwa ada teman-teman, saudara kita yang kekurangan secara fisik namun dapat tetap berkiprah dan memberikan semangat kepada kita yang sempurna secara fisik," jelas Kapolres Bogor AKBP Andi Herindra, kepada detikcom, Senin (27/6/2016).

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyerahkan bantuan kepada kaum disabilitas. Kebersamaan juga sangat terasa saat berbuka puasa, di mana makan liwet atau ngaliwet ini digelar secara lesehan.

Sementara keunikan buka puasa bersama di Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, digelar bersama sejumlah tahanan Polsek. Buka puasa ini digelar di dalam ruang tahanan Polsek Pesanggrahan yang diikuti Kapolsek, Wakapolsek dan jajarannya.

Afroni mengatakan, bulan ramadan ini merupakan momentum titik balik bagi para napi untuk merenungkan segala perbuatan yang telah dilakukan. Afroni berharap, dengan kegiatan ini dapat menyadarkan para tahanan agar bisa kembali ke jalan yang benar setelah keluar dari rutan nantinya.

"Meskipun para tahanan pernah melakukan kesalahannya, pada bulan puasa ini diharapkan bisa lebih baik dan akan lebih baik lagu di masa yang akan datang setelah bebas nanti," ujar Afroni.

(mei/dnu)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads