Minimalisir Penyimpangan Bantuan, Mensos Luncurkan E-Warung di Malang

Minimalisir Penyimpangan Bantuan, Mensos Luncurkan E-Warung di Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 27 Jun 2016 18:48 WIB
Minimalisir Penyimpangan Bantuan, Mensos Luncurkan E-Warung di Malang
Foto: M Aminudin/detikcom
Malang - Kementerian Sosial meluncurkan Program Keluarga Harapan (PKH) yang menggunakan sistem non tunai. Kota Malang dijadikan titik awal peluncuran dengan menggandeng BNI untuk menerbitkan kartu BISA.

Kartu itu dapat digunakan oleh penerima bantuan sosial non tunai untuk membeli kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, serta dukungan modal usaha.

Foto: M Aminudin/detikcom

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, E-Warung akan menjadi kanalisasi bagi penerima bantuan sosial PKH, Kelompok Usaha Bersama (KUBE), dan program rastra (beras rakyat sejahtera). Program ini juga menekan adanya penyalahgunaan bantuan, meningkatkan pengawasan dengan menerapkan sistem keuangan inklusif.

"E-Warung bersanding dengan KUBE, PKH dan rastra. Kami menggandeng BNI untuk sistem transaksi elektronik, penerima bantuan bisa kapanpun mencairkan bantuan yang diterima dengan mendatangi E-Warung yang tersedia," ujar Khofifah di sela peluncuran E-Warung KUBE-PKH di Jalan Ikan Tombro, Kota Malang, Senin (27/6/2016).

Foto: M Aminudin/detikcom

Dia mengungkapkan, sistem yang dijalankan mampu mengunci, ketika penerima bantuan akan mencairkan dengan sejumlah produk bahan pokok. "Contoh penerima rastra, hanya bisa mencairkan beras, gula, dan tepung. Diluar itu, sistem akan mengunci dengan sendirinya," ungkap dia.

Dia mengaku, pemilik E-Warung akan otomatis menjadi agen laku pandai, karena program ini menggandeng perbankan untuk transaksi digital. Tahun ini, pemerintah menyerahkan sebesar Rp 9,8 triliun program PKH, beras sejahtera Rp 21,9 triliun.

"Untuk Jawa Timur saja senilai Rp 4,8 triliun. Ini akan sangat menguntungkan jika disalurkan melalui agen-agen laku pandai atau digital," aku Khofifah.

Foto: M Aminudin/detikcom

Usaha milik Abdul Azis, warga Jalan Ikan Tombro, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, ditunjuk sebagai E-Warung KUBE-PKH Kemensos bersama BNI.

BNI sendiri telah memiliki sekitar 10.300 agen laku pandai yang nantinya siap bersinergi dengan Kementerian Sosial dalam membuka E-Warung di penjuru tanah air. Rencananya, malam ini bersamaan dengan Hari Anti Narkoba Internasional akan digelar penyerahan PKH di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. (fat/trw)


Berita Terkait