Kapolres Brebes Dipanggil Menko Luhut Bahas Macet Mudik di 'Brexit'

Kapolres Brebes Dipanggil Menko Luhut Bahas Macet Mudik di 'Brexit'

Bisma Alief, - detikNews
Senin, 27 Jun 2016 18:41 WIB
Kapolres Brebes Dipanggil Menko Luhut Bahas Macet Mudik di Brexit
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kapolres Brebes AKBP Luthfi Sulistiawan menghadap Menko Polhukam Luhut Pandjaitan. Luthfi memberi penjelasan strategi menghadapi kemacetan saat mudik nanti. Brebes Timur exit atau yang kini banyak disebut dengan istilah Brexit diprediksi akan menjadi titik kepadatan mudik.

"Langkah yang pertama adalah, kita kordinasi dengan Polres Kota Tegal untuk memberlakukan contra flow. Kita akan berlakukan itu sampai perbatasan Tegal Kota dan Pemalang," jelas Luthfi usai bertemu Luhut di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (27/6/2016).

Menurut dia, kalau ternyata langkah itu tidak bisa menghilangkan macet dan ekor kemacetan sampai di Brebes Barat akan dilakukan langkah lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Maka kita akan buka. Tol akan kita buka. Itu nggak bisa lagi menampung, kita keluarin lagi dari barat, Pejagan. Kita arahkan ke barat. Kalau itu nggak bisa lagi, Korlantas akan ambil alih komando. Maka, pintu keluar akan keluar ke Kanci," jelas dia.

Selain itu juga akan diluncurkan aplikasi mengenai mudik. Di mana, pengendara bisa memberi informasi mengenai kemacetan, patah AS atau yang lainnya.

"Kita kasih solusi, arus mana, belok mana, kita matangkan itu. Dua hari ini selesai. Aplikasinya, nanti kita menginduk pada waze, mekanisme teknis yang kita bahas," sambung dia. "Siap sebelum H-7," tegas dia lagi.

Selain itu juga Brexit akan disterilkan dari pedagang guna menghindari kemacetan. "Ini sudah kita imbau, para pedagang naik ke atas. Sudah kita pasang barikade, sekarang pedagang sudah mulai naik," tegas dia. (dra/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads