Rusuh di GBK, Anggota DPR: Tak Patut Warga Serang Polisi yang Bertugas

Rusuh di GBK, Anggota DPR: Tak Patut Warga Serang Polisi yang Bertugas

Indah Mutiara Kami - detikNews
Senin, 27 Jun 2016 16:46 WIB
Rusuh di GBK, Anggota DPR: Tak Patut Warga Serang Polisi yang Bertugas
Anggota Komisi III DPR Eddy Kusuma Wijaya (Tiara/detikcom)
Jakarta - Pertandingan sepakbola antara Persija Vs Sriwijaya FC pada Jumat (24/6) malam lalu berakhir ricuh. Anggota Komisi III DPR Eddy Kusuma Wijaya mengingatkan agar polisi yang bertugas tak diserang.

"Masyarakat tidak boleh kebablasan dalam bertindak. Tidak sepatutnya masyarakat lakukan kekerasan ke anggota Polri yang sedang bertugas," kata Eddy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/6/2016).

Eddy menuturkan bahwa polisi selalu bertugas untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Warga juga diminta tidak merusak fasilitas publik termasuk mobil polisi hingga kendaraan darurat lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu sarana pertolongan terhadap masyarakat," ujar purnawirawan Irjen polisi ini.

"Saran kita, Polri harus dilindungi dengan UU. Ini tugas DPR dan pemerintah," sambung Eddy.

Kerusuhan tersebut terjadi pada Jumat (24/6) malam lalu. Empat anggota polisi dan salah satunya Brigadir Hanafi mengalami luka serius dan belum sadarkan diri akibat penganiayaan tersebut.

Total sudah ada 7 orang pelaku yang diamankan terkait kericuhan sepakbola tersebut. Salah satu pelaku, Jamal ditangkap karena menganiaya Brigadir Yudha Wanto, sementara 6 lainnya ditangkap karena menyebarkan kebencian dan provokasi terkait insiden di Stasion GBK.

Ketujuhnya ditangkap tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum dan Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Sabtu (25/6) malam. Saat ini ketujuhnya masih diperiksa intensif di Mapolda Metro Jaya.

(imk/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini