"Tidak ada kaitan dengan merah (PDIP) dan hijau (PPP). Ini kriminal murni," kata Kapolresta Yogyakarta AKBP Tommy Wibisono di kantornya, Senin (27/6/2016).
Hari ini, Tommy menemui perwakilan PDIP dan PPP di kantornya. Dia menjelaskan soal kasus pembacokan. Sebab, belakangan ini, beredar informasi meresahkan di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: 1 Pemuda Tewas Dibacok, Ratusan Polisi Siaga Di Sejumlah Titik Di Yogyakarta
Wakil Ketua DPD PDIP DIY Imam Priyono memastikan tidak akan terjadi aksi balas dendam terkait kasus tersebut. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Saat ditanya apakah pelaku anggota PDIP, Imam mengatakan, "Biar polisi yang melakukan penyelidikan."
Sementara, Wakil Sekretaris DPW PPP DIY Bambang Aris mengatakan saat itu PPP langsung melapor ke polisi dan meminta pelaku segera ditangkap untuk menjaga situasi tetap kondusif.
"Saya dapat info dari medsos (soal penangkapan), maka saya ke polres untuk menanyakan itu. Ditangkap 3, dan masih dicari benang merah lainnya. Agar diproses secara hukum supaya situasi Yogya tetap kondusif," kata Bambang.
Pembacokan terjadi di Jalan DI Panjaitan, Mantrijeron, Yogyakarta, Selasa (21/6) lalu. Saat itu, korban melintas usai mengikuti acara berbuka puasa. (try/try)










































