"Saat ini kita berharap PDIP sebagai pemenang Pilkada DKI dulu, PDIP yang punya kerja sama politik bersama Nasdem untuk mendukung Presiden, kita berharap kerja sama itu bisa dilanjutkan di Pilkada DKI," kata Ketua DPP Nasdem Johnny G Plate di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/6/2016).
Johnny menuturkan bahwa saat ini parpol-parpol lain juga belum menemukan calon penantang Ahok. Dia meyakini peluang partai lain termasuk PDIP untuk mendukung Ahok masih besar.
"Apakah itu mungkin atau tidak, peluangnya sangat besar. Tinggal Ibu (Megawati) mau atau tidak," ucapnya.
Hanya saja, Nasdem mengingatkan bahwa kerjasama parpol pendukung Ahok haruslah tanpa syarat. Dia mengatakan bahwa prinsip itu yang saat ini dipegang oleh Golkar, Nasdem, dan Hanura.
"Kerja sama politik itu jangan dengan syarat-syarat," ujar Johnny.
Sebelumnya, PDIP selalu menegaskan bahwa partainya hanya akan mendukung calon lewat jalur partai. Para calon itu pun harus melewati mekanisme yang berlaku, yaitu ikut penjaringan dan penyaringan.
"Kalau mau ikut jalur partai, ya ikuti aturan main yang berlaku di partai. Antara relawan dan PDI Perjuangan juga bisa berjalan dan berjuang bersama secara komplimenter (saling melengkapi) tidak harus dipertentangkan," kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira saat dihubungi, Senin (20/6/2016).
(imk/tor)











































