Penyebabnya tak lain dari angin Monsun Australia. Menurut Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) angin Monsun Australia ini memberi pengaruh kuat.
"Jadi memang seharusnya bulan-bulan ini, Juni, Juli, dan Agustus angin Monsun Australia cukup kuat membawa massa udara dingin. Dari Australia ini bergerak ke Indonesia dan di Asia membawa hujan," kata Kepala Sub-Bidang Informasi Kepala Sub-Bidang Informasi BMKG Harry Tirto Djatmiko (BMKG) Harry Tirto Djatmiko, Senin (27/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini karena anomali cuaca, jadi kadang dirasakan kadang panas," urai dia. (idh/dra)











































