"Untuk motif (penembakan) bekum diketahui, masih dalam penyelidikan," ujar Kasubag Humas Polres Tangsel AKP H Mansuri dalam keterangan kepada wartawan, Sabtu (26/6/2016).
Penembakan terjadi pada saat sahur, sekitar pukul 03.40 WIB. Korban saat itu sedang tidur di rumah kontrakannya, tiba-tina terbangun karena mendengar suara dari balik pintu depan rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria tersebut kemudian mengeluarkan senjata api. Sejurus kemudian, pelaku melepaskan tembakan hingga mengenai perut korban yang akhirnya tersungkur di depan rumah.
Di saat bersamaan, saksi bernama Mad Parzi mendengar suara letusan senjata api itu sebanyak satu kali. Awalnya ia mengira letusan itu adalah suara petasan.
"Namun pada saat melakukan pengecekan melihat korban terjatuh di depan pintu rumah," lanjutnya.
Mad Parzi melihat korban berlumuran darah. Semetika itu pula, Mad Parzi bersama dua warga lainnya membawa korban ke RS Siloam.
"Saat ini korban Rumyati sedang dalam penanganan di UGD RS Umum Siloam," pungkasnya. (mei/ega)











































