Jelang KAA, Gelandangan Bandung Disweeping
Selasa, 22 Mar 2005 19:52 WIB
Bandung - Ratusan anak jalanan pengamen, tunatera dan pemulung di Bandung Jawa Barat hari ini, Selasa (22/3/2005) terjaring dalam operasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Operasi ini dilakukan untuk menyambut penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA).Gelandangan yang telah terjading, kemudian dikumpulkan di Balai Kota Pemkot Bandung Jalan Merdeka. Sebelumnya mereka diangkut menggunakan truk dan beberapa mobil pick up. Pada umumnya mereka mengaku berasal dari Jawa Tengah.Dari hasil sweeping selama hampir satu hari penuh, aparat gabungan dari satpol PP, Dinas Sosial kota dan Dinas Sosial Pemprof Jabar, Polri dan TNI berhasil mengumpulkan ratusan gelandangan yang diambl dari berbagai wilayah di Bandung.Banyak diantara mereka orang dewasa, wanita, lanjut usia serta anak-anak yang membawa alat pengamen, seperti gitar dan sebagainya. Saat ini diperkirakan jumlah gelandangan di kota Bandung mencapai ribuan. "Pada tahun 2004 saja pengemis jumlahnya 3.256 jiwa, gelandangan 1.867 jiwa termasuk anak-anak dan dewasa," kata Kepala Seksi Dinas Sosial Jawa Barat Makmur Rizal.Menurutnya, operasi kali ini bertujuan untuk pendataan ulang, pembinaan serta terkait dengan penyelengaraan KAA bulan April 2005. Diperkirakan setiap tahun jumlah gelandangan ini terus bertambah, sementara tempat pembinaan semakin penuh.
(jon/)











































