Meskipun elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di survei terakhir yang dilakukan Populi Center mencapai 51%, Adhyaksa tak khawatir. "Sekarang elektabilitas tinggi, orang belum lihat sesungguhnya siapa dia. Nanti bisa lihat sendiri," kata Adhyaksa usai silaturahim dengan ulama DKI di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta, Jumat (24/6/2016).
Adhyaksa kini tengah bersaing dengan enam bacagub lain yang juga didorong MPJ. Namun Adhyaksa tak segan mendukung cagub di luar itu jika memang elektabilitasnya tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Adhyaksa sendiri menang atau kalah belakangan. "Tidak penting buat saya, yang penting pemimpin Jakarta ini harus seorang pemimpin bukan penguasa. Harus ada pemimpin baru di Jakarta ini. Yang amanah, yang track record-nya bersih. Kan Bu Risma track record-nya bagus, kenapa nggak didukung sekalian?" tegasnya.
(van/nrl)











































