"Berikut ini saya akan menjelaskan tentang realisasi Pendapatan Daerah. Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp 56,30 Triliun, dan terealisasi sebesar Rp. 44,20 Triliun atau 78,51 persen," papar Ahok di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta, Jl.Kebon Sirih No.18, Jakarta Pusat, Jum'at (24/6/2016).
Ahok menjabarkan, pendapatan tersebut ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD), realisasi Pendapatan Daerah Transfer serta Pendapatan Lain-lain yang Sah. Terkait dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kata Ahok, terealisasi Rp 33,68 Triliun atau 88,73 persen dari target Rp. 37,96 Triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Rp 527,28 Miliar atau 82,39 persen dari target Rp 640,00 Miliar. Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Rp 3,62 Triliun atau 87,63 persen dari target Rp 4,13 Triliun," imbuhnya.
Ahok menjelaskan, komponen yang kedua rincian dari pendapatan daerah adalah realisasi Pendapatan Transfer Rp 8,64 Triliun atau 54,85 persen dari target Rp 15,74 Triliun.
"Komponen yang ketiga adalah realisasi Lain-lain Pendapatan yang Sah Rp 1,88 Triliun atau 72,65 persen dari target Rp 2,58 Triliun," kata Ahok.
(erd/erd)










































