Memperkuat Hubungan Indonesia-Kanada: Dari Beasiswa hingga Kemudahan Visa

Memperkuat Hubungan Indonesia-Kanada: Dari Beasiswa hingga Kemudahan Visa

Niken Widya Yunita - detikNews
Jumat, 24 Jun 2016 11:44 WIB
Memperkuat Hubungan Indonesia-Kanada: Dari Beasiswa hingga Kemudahan Visa
Foto: Dok. KJRI Vancouver
Vancouver - KJRI Vancouver menyelenggarakan diskusi meja bundar untuk menggodok kemitraan antara Indonesia dan Kanada. Acara ini bekerjasama dengan The Center for International Governance Innovation (CIGI) Kanada.

Dalam rilis dari Konjen RI Vancouver, Jumat (24/6/2016), acara diselenggarakan pada Rabu (22/6/2016) lalu. Acara mengangkat tema 'Forging the New Canada-Indonesia Partnership'.
KJRI Vancouver

Tampil sebagai pembicara utama dalam kegiatan tersebut Leonard J.Edwards, anggota kehormatan CIGI yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Kanada 2007-2010. Selain itu hadir juga wakil dari Kementerian Perdagangan Internasional British Columbia (BC), provinsi yang terletak di pantai barat Kanada, Trade Commissioner Global Affairs Kanada, akademisi dari University of British Columbia dan Simon Fraser University, media dan wakil dari beberapa perusahaan besar di BC serta diaspora Indonesia di Vancouver.

Dalam sambutannya, Konjen RI Vancouver Sri Wiludjeng menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Leonard J.Edwards dan mengharapkan roundtable discussion tersebut dapat memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan terkait mengenai potensi kerjasama di berbagai bidang yang dapat dikembangkan antara Indonesia-Kanada. Konjen RI juga menggarisbawahi peningkatan hubungan bilateral Indonesia, khususnya dengan Provinsi BC, dalam dua tahun terakhir, antara lain ditandai dengan kunjungan Menteri Perdagangan Internasional BC dan misi dagang Southeast Asia Business Council serta beberapa perusahaan besar Kanada ke Indonesia pada 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya, juga terdapat kunjungan beberapa delegasi Indonesia ke Vancouver selama 2015, khususnya pada acara Business Forum yang diselenggarakan oleh KJRI Vancouver bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan Internasional BC, November 2015.

Leonard J. Edwards dalam paparannya menyampaikan bahwa dengan luas geografi, jumlah penduduk, dan potensi ekonomi yang sangat besar, Indonesia merupakan negara yang sangat berpengaruh, tidak saja di kawasan regional, namun juga pada tataran internasional. Oleh karena itu, sudah saatnya Kanada memberikan perhatian lebih besar, dan bertindak out of the box dalam pengembangan hubungan diplomatik, keamanan, ekonomi, pemerintahan, dan pendidikan dengan Indonesia.
Leonard J Edwards (KJRI Vancouver)

Dalam sesi diskusi, terdapat beberapa pandangan yang mengemuka dari peserta, antara lain perlunya dukungan beasiswa dari lembaga pendidikan Kanada guna mendorong peningkatan jumlah pelajar dan mahasiswa Indonesia di Kanada serta perlunya pengenalan bahasa dan budaya Indonesia. Selain itu, dipandang perlu adanya penguatan capacity building di bidang kesehatan guna memberi peluang masuknya tenaga medis Indonesia ke Kanada dan perlunya terobosan di bidang birokrasi di Kanada, antara lain menyangkut kemudahan dalam pemberian visa Kanada.

Wakil diaspora Indonesia menyuarakan wacana skema dukungan pendanaan dari Kanada kepada lembaga diaspora Indonesia di Kanada sehingga kelompok diaspora dapat berperan lebih besar dalam menunjang peningkatan hubungan bilateral kedua negara.

(nwy/trw)


Berita Terkait